MENGAPA MAGANG KE JEPANG ?

Siswa-Wakashio-saat-magang-kerja-di-jepang-8
Siswa-Wakashio-saat-magang-kerja-di-jepang-7
Siswa-Wakashio-saat-magang-kerja-di-jepang-16

Magang ke Jepang adalah Solusi Untuk Mengembangkan Diri

Bagi para pemuda dan pemudi, Magang Jepang adalah solusi yang paling tepat untuk bisa mengembangkan diri mencari ilmu dan pengalaman di Negara Jepang. Kita kenal bahwasanya Jepang adalah negara yang maju dan masyarakatnya pun mempunyai etos kerja dan disiplin yang tinggi. Maka selama kita menjadi seorang pemagang di Jepang berarti kita juga akan banyak belajar terhadap kebiasaan dan kebudayaan orang Jepang dan secara otomatis kita dapat belajar bahasa Jepang secara langsung dengan orang Jepang.

Kita tahu bahwa Jepang adalah negara investor terbesar untuk Indonesia, sehingga setelah kita magang di Jepang dan banyak belajar tentang kebudayaan mereka, maka sepulang kita dari Jepang banyak sekali peluang kerja yang menunggu kita.

Satu hal lagi yang menjadikan alasan mengapa kita sampai magang ke Jepang adalah bahwa di samping kita belajar budaya dan bahasa mereka, kita juga mendapatkan uang saku yang cukup besar selama menjadi pamagang di sana. Besarnya uang saku yang di dapatkan setiap bulannya adalah antara  8-9 juta rupiah, itu belum termasuk uang lembur apabila ada.

Jadi kalau kita di Jepang sampai 3 tahun lamanya maka otomatis kita juga bisa mengumpulkan modal untuk berwiraswasta saat sepulang nanti dari Jepang. Dan masih banyak lagi keuntungan-keuntungan yang di dapatkan di Jepang yang menjadikan alasan mengapa kita harus magang di Jepang.

Selagi ada kesempatan yang baik maka jangan sampai kesempatan itu hilang terbawa umur kita yang semakin bertambah hari demi hari. Karena bagaimana pun program ini adalah suatu program yang serius dan tidak sembarangan orang bisa mengikutinya. Hanya mereka yang sesuai prosedur saja yang bisa mengikuti program ini.

Maka,  marilah kita raih kesempatan yang baik untuk menata masa depan yang cerah dengan program magang ke Jepang…..

 

“ Tidak Ada Orang Yang Tidak Bisa  Ataupun Bodoh, Ketidakbisaan Hanya Karena Kita Kurang Usaha “